Tag Archives: cula badak untuk obat

Rhinos

Melawan Krisis Kepunahan Badak

Tahun 2011 lalu badak Jawa, mamalia besar paling langka di dunia, telah dinyatakan punah di Vietnam. Yang terakhir tewas pada bulan Oktober di Taman Nasional Cat Tien, ditemukan dengan peluru di kakinya dan tanduknya yang digergaji.

Akhir Februari lalu, Afrika Selatan terus menjadi sorotan karena menjadi pusat krisis dunia di mana 129 badak mati pada 58 hari pertama tahun 2013. Bada diambil culanya dengan paksa dan dibiarkan mati perlahan dengan pendarahan.

Sebanyak 92 badak dibunuh di Taman nasional Kruger, Pihak berwenang di Afrika Selatan telah menahan 46 tersangka dari kejahatan yang terkait dengan badak senajak awal tahun, namun tidak ada yang ditangkap di level gembong.

Teknologi telah membantu pemburu ilegal badak. Dari 2008 hingga pertengahan 2011, 776 badak dibunuh di Afrika Selatan, di mana pemburu menggunakan GPS, helikopter dan senjata semi-otomatis. Di Afrika teknologi belum begitu canggih, namun senjata ilegal sudah tersedia dari Somalia, dan pelaku, didorong oleh kemiskinan. Kacamata visi-malam telah dicuri dari tentara Kenya, dan pemburu  melompati pagar dan membunuh badak menggunakan senjata dilengkapi dengan peredam terbuat dari pompa sepeda. Dan bukan hanya badak, tahun 2011 lalu di Afrika Selatan 14 pemburu bersenjata tewas dalam pertemuan dengan jagawana dan di Kenya Natal 2011 ranger ditembak mati dalam serangan balas dendam oleh para pemburu.

Departemen Urusan Lingkungan Afrika Selatan melaporkan bahwa Kementrian Air dan Lingkungan Edna Molewa, berencana untuk melibatkan Cina, Thailand, Uni Eropa, Amerika Serikat dan perwakilan dari Afrika Selatan  terkait dengan konservasi badak, ekonomu dan perdagangan internasional dan kemungkinan melalui intervensi legislatif  selama CITES CoP16 pada  3-16 Maret di Bangkok, Thailand.

Terkait dengan perdagangan cula badak, Agen Investigasi Lingkungan mengemukakan bahwa “pemilik peternakan badak yang kaya mencari keuntungan untuk menguangkan cula badak yang ditimbun” merupakan bagian dari masalah.

Semua debat publik dan spekulasi mengarah ke perdagangan yang dilegalkan dan akhirnya akan membingungkan konusmen dan masih akan menimbulkan permintaan  dan perburuan terus berlanjut.

Meskipun tidak ada keraguan bahwa permintaan cula badak terutama dari Vietnam dan China, keterlibatan berulang dalam industri Afrika Selatan terus terjadi permainan untuk menghindari pengawasan publik.

Populasi badak menurun sebesar 90% pada 30 tahun terakhir ini. Dari 30 jenis badanyang ada di dunia, saat ini hanya tinggal 5 jenis saja yang tersisa, dan berada di ambang kepunahan. Ancaman pada populasi badak yang saat ini adalah kepercayaan bahwa cula-nya dapat digunakan untuk obat tradisional dan status budaya terutama di Vietnam dan China. Kemanjuran obat dari bahan cula badak hingga saat ini pun juga masih dipertanyakan keabsahannya. Jikalau memang demikian manjur, seharusnya bisa digantikan dengan bahan yang lain mengingat kemajuan teknologi di bidang farmasi yang semakin pesat dan dapat menemukan bahan pengganti.

Sumber: berbagai sumber